BPJS Ketenagakerjaan Makassar Luncurkan Desa Sadar Jaminan Sosial di Kab. Gowa

0

Onesulsel.id, Kab. Gowa — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggelar peluncuran Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Gowa, Sabtu (28/9/2019) pagi.

Kegiatan tersebut dihelat di Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga. Ratusan warga setempat hadir dalam kegiatan ini.


BPJS Ketenagakerjaan turun melakukan sosialisasi guna menguatkan pemahaman warga mengenai penggunaan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan mengajak masyarakat untuk sadar mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kita menginginkan semua aparat desa terlindungi melalui BPJS ketenagakerjaan,” kata Asisten Deputi Bidang Perluasan Kepesertaan BPJS Sulawesi Maluku, Zulkarnain Mahading.

Zulkarnain melanjutkan, peluncuran Desa Sadar Jaminan Sosial ini merupakan yang pertama di Kabupaten Gowa.

Pihaknya berharap, desa lain di Kabupaten Gowa bisa mengikuti langkah penggunaan BPJS ketenagakerjaan yang digagas Desa Jenetallasa.

Kabupaten Gowa merupakan daerah keempat yang dilakukan peluncuran Desa Sadar Jaminan Sosial untuk wilayah Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, Kabupaten Maros, Pangkep dan Soppeng telah melakukan hal ini demi melindungi aparat desa dan tenaga kerja didesa tersebut dalam bekerja.

Zulkarnain menyampaikan, ada berbagai menfaat melalui penggunaan BPJS ketenagakerjaan.

Berupa manfaat program untuk masyarakat pekerja antara lain Jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), Jaminan hari tua (JHT) hingga jaminan pensiun (JP).

“Termasuk pinjaman uang muka perumahan, pinjaman renovasi rumah, kepemilikan rumah untuk peserta dan program vokasi untuk pekerjaan,” bebernya.

“Jadi masyarakat sangat rugi apabila tidak menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan. Dan tentu Kami akan selalu hadir untuk menyadarkan masyarakat,” tandasnya.

Kegiatan peluncuran Desa Sadar Jaminan Sosial ini juga dihadiri oleh Pemkab Gowa, dalam hal ini kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi bapak dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan juga melakukan penyerahan santunan kepada 2 orang ahli waris tenaga kerja yang mengalami resiko meninggal dunia akibat kecelakaan kerja dan meninggal bukan akibat kecelakaan kerja yang masing-masing mendapat Rp. 153.133.344 dan Rp. 58.900.830, serta penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada 500 tenaga kerja di Desa Jennetallasa yang telah mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Penulis : Imran

Baca Juga  Peringati Hari Jadi PMI Ke-74, Alfa Midi Cabang Makassar Kumpulkan 33 Kantong Darah
Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017