Bulan Ramadhan, Kue Khas Makassar “Otere” Laris Diburu Para Pembeli

0

Onesulsel.id, Makassar — Industri kue rumah tangga tentu menjadi incaran semua orang dibulan ramadhan. Selain sebagai penganan berbuka puasa, kue tradisional juga kerap disajikan untuk menu berbuka puasa.

Di dalam puasa ini sejumlah pedagang kue tradisional di kota Makassar kebanjiran pesanan dari para konsumen salah satunya yang paling dicari ialah industri rumah tangga kue Otere-otere atau biasa disebut sebagai kue Tali-tali asal Makassar.


Salah satu industri rumahan Kue Otere-otere yang berlokasi di Jalan Masjid Jabal Nur, Kelurahan Maccini Parang, Kecamatan Makassar, Sulawesi Selatan ini banyak diburu, lantaran rasanya yang enak dan cocok untuk menyambut tamu usai lebaran.

Usaha milik M Yusuf Toro (55) ini merintis usahanya sejak 1980-an. Dibantu istrinya, Elsa (50), dengan mempekerjakan 10 karyawan, Yusuf mampu mengolah 150 Kilogram tepung terigu untuk dijadikan sebagai Kue Otere-otere selama ramadhan. Padahal sebelumnya hanya membuat 80 hingga 10 kilogram tepung terigu untuk dijadikan sebagai kue kering otere.

“Ya selama ramadhan karena banyak permintaan makanya bikinya juga banyak. Kalau hari biasa palingan 80 kilo saja sekarang ya sampa 150 kilogram tepung terigu,” kata Yusuf Toro, ditemui di rumahnya, di Jalan Masjid Jabal Nur, Kelurahan Maccini Parang, Makassar, Kamis (23/5/2018).

Yusuf menjelaskan, untuk dalam sehari selama ramadhan mampu meraih omzet Rp. 4 juta hingga Rp. 5 juta meski sebelumnya di hari biasa hanya Rp. 3 juta, lantaran banyaknya permintaan saat ini. Kue Otere-otwre khas Makassar ini dihargai Rp. 40.000 untuk per 1 kilogramnya sementara untuk kemasan bal dengan isi 50 bungkus Rp. 20.000 per balnya.

Penulis : Imran
Editor : Muhammad Idris

Baca Juga  1.680 Korban Gempa Palu Kuliah di Unhas
Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017