Diduga Dimintai Uang Untuk Kurangi Pasal Kasus Narkoba, Pukat Sulsel Minta Kapolda Turun Tangan Tindaki Anggotanya

0

Onesulsel.id, Makassar — Oknum polisi dari Satuan Reserse narkoba Polretabes Makassar disoroti lantaran meminta sejumlah uang untuk mengurangi pasal kepada keluarga tersangka kasus tembakau yang menjerat Dimas Adiono alias Dimas yang mendekam didalam tahanan 4 bulan tanpa ada kejelasan hukum.

Kakak kandung tersangka Dimas, Alit mengaku dimintai uang dengan nominal tertentu oleh oknum penyidik dari satuan reserse narkoba Polrestabes Makassar untuk mengurangi pasal yang menjerat adik kandungnya itu.


” Saya dimintai uang sebesar Rp 1,5 juta oleh oknum penyedik narkoba Polrestabes Makassar, katanya uang itu digunakan untuk mengurangi pasal yang menjerat adik saya, tapi sekarang adik saya sudah ditahan di Polsek Ujungpandang selama 4 bulan belum ada kejelasan akan disidang,” ujarnya saat menggelar pertemuan dengan sejumlah awak media di kantor Pukat Sulsel jalan Baji Pangasseng, Sabtu (27/06/2020).

Sementara itu, Ketua Pukat Sulsel yang juga advokat dari Dimas, Farid Mamma menganggap bahwa aparat kepolisian seolah ada permainan hukum yang dilakukan penyidik terhadap Klien nya lantaran hal tersebut telah melampaui Protap dan SOP penanganan dimana pada masa penahanan telah berakhir pada 26 Juni 2020 yang kemudian P21 baru akan dikeluarkan pada malam hari sekira pukul 22.00 WITA. Para penyidik juga meminta sejumlah uang kepada keluarga kliennya.

Baca Juga  Kisah Haru Mahasiswi UIN Makassar Sebelum Meninggal, Sang Ayah Ungkap Anaknya Ingin Lanjutkan Pendidikan Ke Kediri

” Kami akan lakukan praperadilan terhadap kasus yang menimpa klien kami dan meminta Propam dan Kapolda Sulsel melakukan pemeriksaan atas semua kasus Narkoba yang ditangani di Polrestabes Makassar karena oknum penyidik meminta sejumlah uang kepada klien kami untuk mengurangi pasal katanya, ujarnya.

Diketahui akibat dari kasus tembakau yang disangkakan kepada Dimas tersebut telah keluar PENETAPAN dengan Nomor : 702/2020/Pen. Pid/2020/PN. Mks yang berbunyi. Pengadilan Negeri Makassar Membaca surat dari Polrestabes Makassar tanggal 16 April 2020 No.Pol: B/133-d/IV/2020/Sat Reserse Narkoba yang berisi permintaan untuk memperpanjang waktu penahanan guna kepentingan pemeriksaan yang belum selesai terhadap tersangka Dimas Adiono Alias Dimas. Telah ditahan dengan surat perintah / penetapan penahanan Penyidik sejak tanggal 28 Februari 2020 sid tanggal 18 Maret 2020 yang di Perpanjangan Penahanan oleh Penuntut Umum sejak 19 Maret 2020 s/d tanggal 27 April 2020

Baca Juga  Dituding Sebagai Kampus Pendemo, Prof Ambo Asse : Oknum Mahasiswa Kampus Lain Jadikan Panggung Orasi di Unismuh !

Adapun rincian perpanjangan pertama ketua pengadilan Negeri Makassar sejak tgl 28 April 2020 s/d tgl 27 Mel 2020 dengan menimbang, bahwa tersangka telah disangka melakukan tidak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika; Menimbang, bahwa sesuai-surat permintaan perpanjangan penahanan Nomor B133-dIV/2020/Sat Reserse Narkoba, pemenksaan terhadap tersangka dan atau penyidikan terhadap perkaranya belum selesai.

Menimbang, bahwa perpanjangan penahanan oleh Ketua Pengadilan Negeri Makassar pada tanggal 28 April 2020 akan berakhir pada tanggal 27 Mei 2020 dengan Menimbang, bahwa dari surat-surat perkara tersebut terdapat cukup alasan untuk mengabulkan permohonan.

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017