Dilantik Jadi Anggota DPRD Kab. Gowa, Asnawi Syam Kenang Pernah Jadi Debt Collector Hingga Kanvaser Kartu Perdana

0

Onesulsel.id, Makassar — Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Asnawi Syam akhirnya resmi menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa periode 2019-2023 setelah dirinya dilantik pada Senin, (09/09/2019).

Menjadi Anggota DPRD Kab. Gowa merupakan sebuah keinginannya dalam membuktikan untuk menjadi wakil rakyat itu tidak selalu mesti dengan uang.


Ia ingin menyampaikan ke masyarakat, bahwa meraih kursi DPRD Gowa tidak mesti dengan politik uang.

“Saya ingin membuktikan kemasyarakat untuk menjadi seorang pemimpin itu tidak mesti menerapkan money politik”.

“Dan untuk mengubah pikiran masyarakat itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, banyak yang meminta uang,” kata Asnawi.

Pria kelahiran Sungguminasa 03 Januari 1987 tersebut menempuh jalan yang terjal hingga akhirnya menjabat sebagai anggota DPRD Kab. Gowa setelah mengalahkan empat rival politiknya dengan meraih suara 980.

Sebelum terjun kedunia politik, Asnawi Syam pernah menjadi seorang Kanvaser kartu perdana ditahun 2007. Awalnya ia bekerja sebagai kanvaser sangat sulit ia jalani karena harus mencari outlet kartu yang ingin mengambil kartu perdana yang ia jual.

“Awal saya bekerja itu sebagai kanvaser, pernah suatu hari, hampir seluruh outlet kartu perdana saya datangi tapi tak ada satupun yang membelinya tetapi saya tetap berusaha hingga akhirnya saya mendapatkan langganan yang tiap bulan mengambil kartu perdana di saya,” kenangnya saat ditemui wartawan onesulsel.id dikediamannya jalan Sirajuddin Rani Kab. Gowa, Selasa (10/09/2019).

Empat tahun bekerja sebagai kanvaser kartu perdana, Asnawi Syam beralih profesi sebagai debt collector di sebuah perusahaan Kredit. Diperusahaan tersebut, Asnawi Syam sempat menduduki jabatan sebagai Supervisior selama tiga tahun lamanya.

“Saya juga sempat bekerja sebagai debt collector di kredit plus sampai memegang jabatan supervisior diperusahaan tersebut selama tiga tahun,” ujarnya.

Tergiur dengan gaji yang tinggi, Asnawi Syam kembali beralih profesi menjadi sales mobil ford. Berharap gaji tinggi namun, Asnawi menemui jalan buntu dan sempat putus asa dikarenakan menjual mobil tak semudah membalikkan kedua telapak tangan.

“Dari debt collector, saya kembali keluar dan mencoba menjadi sales mobil yang katanya gajinya tinggi tetapi pas saya masuk, menjual mobil tak semudah membalikkan kedua telapak tangan, sangat sulit untuk menjual satu mobil dalam satu hari, saya bekerja jadi sales mobil itu kurang lebih 4 tahun,” akuinya.

Setelah menekuni kerjaan sebagai sales mobil selama 4 tahun, bapak tiga anak tersebut mencoba untuk membuka usaha sendiri, usaha yang terpikirnya yaitu jualan “Sate Taichan” .

Usaha Sate Taichannya tersebut dijalankan selama 2 tahun dengan menggratiskan para pembeli setiap Senin-Kamis dengan syarat harus berpuasa.

“Saya juga pernah buka usaha kecil-kecilan yaitu jualan Sate Taichan. Setiap hari saya berjualan tapi di hari Senin dan Kamis, saya menggratiskan pembeli dengan syarat harus berpuasa sunnah Senin-Kamis, usaha ini saya lakoni selama dua tahun,” tambahnya.

Hingga akhirnya, Asnawi Syam membuka usaha laminating mobil bersama 4 karyawannya. Usahanya ini tetap ia jalani meskipun telah dilantik sebagai anggota DPRD Kab. Gowa.

Penulis : Imran

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017