Dituduh Pengacau Musda, Wakil Sekretaris Golkar Makassar Pertanyakan Prestasi Nurdin Halid

0

Onesulsel.id, Makassar — Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulsel, Jumat, 26 Juli 2019, diwarnai kegaduhan sesama kader. 

Berawal saat Plt.Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid, menyampaikan sambutan. Terlihat beberapa kader Golkar masuk di lokasi Musda dan membagikan selebaran.


Berselang kemudian, Ketua Panitia Musda IX Golkar Sulsel, Risman Pasigai terlibat adu mulut dengan seorang kader Golkar, Hamzah Abdullah, yang mengaku sebagai pengurus Golkar Makassar sehingga mengundang perhatian peserta Musda. Hamzah yang juga menggunakan jaket kuning, digiring meninggalkan lokasi Musda.

Dikonfirmasi, Hamzah mengaku kedatangannya dilandasi atas keprihatinan terhadap Musda IX Golkar Sulsel.

“Sebagai kader Golkar, saya prihatin. Karena Musda ini tidak berjalan sesuai dengan aturan yang semestinya. Seperti yang diatur di juklak. Untuk Musda harusnya steering dan panitia diputuskan dalam pleno. Pertanyaannya, pleno kapan? Ada berita acara?” ungkap Hamzah.

Selain itu, untuk melaksanakan Musda kata dia, panitia harusnya sudah ada 15 hari sebelum kegiatan musda dilaksanakan. 

“Panitia dibentuk 15 hari sebelum kegiatan. Ini kan tidak jelas kapan panitianya (dibentuk). Coba lihat tanggal SK-nya kapan?” tambahnya.

Selain itu, penunjukan steering dan sekretaris steering oleh Plt Ketua DPD I juga disebut sarat kepentingan. Pasalnya, keduanya menjabat Plt Ketua Golkar di kabupaten.

“Pemilihan ketua steering Arfandy Idris, dan Sekretaris, Iskandar Zulkarnain, keduanya kan plt di Bantaeng dan Sinjai. Jadi dipertanyakan independensinya. Kan nanti mereka yang berikan suara. Jangan sampai membuat mekanisme yang menguntungkan kandidat tertentu,” tambahnya.

Tak sampai di situ, kepemimpinan Nurdin Halid selama menjadi Plt DPD I, juga dipertanyakan. Pasalnya, semenjak menduduki jabatan ketua, pamor Golkar di Sulsel disebut memudar.

“Golkar menurun secara elektoral. Di Pilkada, Pilgub, Pilpres, Pemilu elektabilitas kita turun. Kita kehilangan kursi ketua DPRD di beberapa daerah. Apakah itu jadi bahan evaluasi. Pertanyaannya, apakah Plt lebih bagus dari Pak Syahrul dan Pak Amin Syam,” bebernya.

Terkait kedatangan Hamzah dikaitkan dengan Rusdin Abdullah, disebut lebih dari itu. 

“Ini bukan soal Rudal, lepas dari itu. Tapi bagaimana Musda ini berjalan sesuai dengan aturan yang semestinya,” tambahnya.

Sebelumnya, Risman Pasigai menyebut, kedatangan Hamzah untuk mengacau dikirim oleh Rudal. 

“Dia adalah kadernya Rusdin Abdullah yang datang mau mengacaukan musda. Dari beberapa hari lalu, dia sudah kirim SMS mau demo. Jadi kami imbau kepada Rudal, senior saya, kalau mau fair datang ke sini. Jangan suruh orang,” ungkap Risman.

Ditambahkan, pasca kejadian tersebut, pihaknya akan meminta ke Golkar Makassar, untuk mengambil tindakan terhadap Hamzah yang disebut ingin mengacaukan Musda Golkar.

“Jangan bikin ribut acara musda. Bikin malu. Kami akan minta ke Golkar Makassar untuk tindak ini orang. Ini sudah mengacaukan,” tambahnya.

Editor : Sofy

Baca Juga  Platform Tokopedia Berhasil Turunkan Jumlah Pengangguran di Makassar
Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017