Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Rakyat Jeneponto, BAIN-HAM RI Desak Polda Sulsel Tetapkan Tersangka

0

Onesulsel.id, Gowa — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ( BAIN HAM RI) Sulawesi Selatan menyoroti sikap Polda Sulsel terlalu lamban menindaki kasus korupsi pembangunan pasar Lassang-lassang, Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke dan Pasar Paitanah Desa Paitanah Kecamatan Turatea.

Ketua DPW BAIN HAM RI, Djaya Djumain disela-sela konfersi persnya di kantornya di ruko Citraland Kab. Gowa, Jumat (18/10/2019) mengatakan bahwa Kepolisian daerah Sulawesi Selatan harusnya segera mengumumkan tersangka terhadap kasus korupsi pasar rakyat di Kab. Jeneponto.


“Polda Sulsel sepertinya masih “tidur” dalam penanganan kasus korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 3,7 Milyar yang berasal dari Dana Anggaran Khusus (DAK) pada tahun 2017,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Polda Sulsel telah mengobok-obok kantor Bupati Jeneponto pada bulan Juni 2019 lalu dan telah memeriksa Wakil Bupati Jeneponto Paris Yaris tetapi hingga saat ini belum ada penetapan tersangka.

“Polda Sulsel telah menimbulkan traumatik terhadap warga Jeneponto karena turun kelapangan dengan pakaian bersenjata lengkap pada bulan Juni 2019 tetapi hingga saat ini belum ada penetapan tersangka Wakil Bupati Jeneponto Paris Yaris ,” tambahnya.

Penulis : Imran

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017