Ijin Operasional Abu Tours Akan Dicabut ?

0

Onesulsel.id, Makassar — Kepala Bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag Sulsel Kaswad Sartono menyebutkan jika kemungkinan hari ini akan diumumkan pencabutan ijin operasional PT. Abu Tours. Jika sudah disampaikan maka otomatis Abu Tours tidak bisa lagi melakukan operasional.

Kaswad Sartono menyebutkan jika SK pencabutan ijin operasional sudah ada namun belum dibuka dan nantinya akan diserahkan ke Pihak PT. Abu Tours.


Terkait rencana 700 jemaah Abu Tours yang akan diberangkatkan pada 28 dan 29 Maret mendatang setelah menambah 15 juta rupiah, Kaswad Sartono menyebutkan jika tidak bisa dilarang dan kemenag memahami mengingat ini adalah masa transisi sehingga ditakutkan merugikan jemaah yang sudah melakukan penambahan.

Baca Juga  700 Jemaah Abu Tours Akan Diberangkatkan 28 dan 29 Maret

Meski memahami pemberangkatan 700 jemaah, namun Abu Tours diminta untuk tidak lagi menerima pendaftaran baru.

“Saya sudah dapat salinan tapi masih rahasia,” kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag Sulsel Kaswad Sartono, Selasa 27 Maret 2018.

Sebelumnya, pada Jumat 23 Maret lalu, Penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menetapkan Direktur Utama perusahaan travel umrah Abu Tours, Hamzah Mamba, 35, sebagai tersangka dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang.

Meski sudah ada penetapan tersangka, namun pihak Abu Tours tetap berusaha memberangkatkan jemaah yang sudah melakukan penambahan biaya.

Baca Juga  Dihari Pertama Pembukaan, MY Tours Makassar Beri Potongan Diskon Hingga 1 Juta Untuk Pelanggan

Penetapan tersangka menyusul laporan ribuan jemaah Abu Tours yang gagal berangkat umrah sejak awal tahun 2018.

Abu Tours diduga menipu konsumen dengan iming-iming promo ongkos umrah murah. Namun hingga tenggat waktu yang dijanjikan di tahun 2018, jemaah yang telah membayar lunas tidak dapat diberangkatkan dengan alasan perusahaan kesulitan finansial.

Diduga perusahaan menggunakan sebagian dana korban untuk bisnis di luar kegiatan umrah.

Penyidik mempertimbangkan laporan jemaah dari 15 provinsi wilayah operasional Abu Tours. Disebutkan 86.720 jemah terdaftar dalam daftar tunggu pemberangkata untuk tahun 2018. Total kerugian seluruh korban diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun.

Penulis : M. Adup
Editor : Muhammad Idris

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017