KKN PPM DIKTI 2018 UNHAS Mengadakan Lomba Miniatur Perahu Pinisi Pertama di Bontobahari

0

Onesulsel.id — Kegiatan yang dilaksanakan KKN PPM DIKTI 2018 UNHAS Gelombang 99 berpusat di SMA 3 Bulukumba Kelurahan Tana Lemo Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba 10/8/2018.

Kegiatan ini di hadiri perwakilan camat Bontobahari, kepala kelurahan Tana Lemo, kepala kelurahan Tanah Beru dan seluruh peserta lomba. Peserta yang hadir dalam lomba ini sekitar 60 orang yang terdiri dari 14 tim. Kegiatan lomba miniatur perahu pinisi memgusung tema “Melestarikan Budaya Pinisi Melalui Kreasi Miniatur”.


Kegiatan ini dilatar belakangi dengan adanya budaya yang menjadi ciri khas masyarakat Bontobahari sebagai bumi “Panrita Lopi” (tanah para ahli pembuat perhau pinisi) yang perlu untuk di budayakan melalui kreasi minatur.

Pembukaan Lomba Miniatur Perahu Pinisi dibuka di dalam Aula SMAN 3 Bulukumba dan dilanjutkan proses pengguntingan pita di lapangan pameran oleh Perwakilan camat Bontobahari yang didampingi Kepala SMAN 3 Bulukumba, Kepala Kelurahan Tana Lemo, TIM Juri dan beberapa tamu undangan lainnya sebagai simbolis dimulainya lomba miniatur perhau pinisi.


Bapak Mursalim yang mewakili camat Bontobahari mengatakan “saya senang sekali dan mengapresiasi dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNHAS Gelombang 99. Kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di Bontobahari kegiatan ini akan ditindak lanjuti dari pihak kecamatan untuk tetap diadakan rutin tiap tahun”.


“Kegiatan yang sangat muliah, sebuah kegiatan yang menumbuhkan kebudayaan dan kearifan lokal Bontobahari, kegiatan seperti ini sangat saya dukung karena kegiatan ini sangat bermanfaat untuk diri siswa dan bisa menjadi sebuah komunitas untuk kedepannya, untuk selanjutnya saya akan lanjutkan kegiatan-kegiatan seperti ini” ucap Ibu Dra. Nirwati M, M.Pd (selaku kepala SMAN 3 Bulukumba) dalam sambutannya.

Andi Nur Annisa Azzahra (siswa SMAN 3 Bulukumba) sebagai ketua TIM EXACT 2 SQUAD yang menjadi pemenang juara pertama mengatakan “saya sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena kegiatan pertama dilaksanakan di sini kegiatan yang menambah kreatifitas siswa, menumbuhkan budaya lokal Bontobahari rasa senang dan bangga. Saya tidak menyangka tim kami menjadi juara pertama, semoga kegiatan kedepannya tetap di lanjutkan”.

Tujuan diadakannya lomba miniatur perhau pinisi yaitu untuk menanamkan rasa cinta akan budaya pinisi, menambah kreatifitas siswa, persahabatan dan untuk mempererat tali silaturahmi antar siswa Sekolah Menengah Atas/Kejuruan sekecamatan Bontobahari. (lanjut Hariyono) selaku ketua panitia.

Penulis : M Aswad Buana Putra
Editor : M. Idris

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017