Mengejutkan!!! Rektor UIN Alauddin Makassar di Duga Izinkan Paham Syiah di Kampusnya

0

Onesulsel.id, Makassar — Pernyataan mengejutkan disampaikan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Prof. Musafir Pababari, saat berdialog dengan Lembaga Pengkajian dan Penelitian Islam (LPPI) Indonesia Timur, Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Sulawesi Selatan, dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muslim Makassar, Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (LIDMI), dan Forum Arimatea Sulsel, di ruang kerjanya di kampus II UIN, Samata, Kabupaten Gowa, pada Rabu (27/12/2017) lalu menjadi viral di sosial media.

Pernyataan tersebut secara mengejutkan saat Prof Musafir Pababari mengaku tidak mempersoalkan keberadaan Syiah sangat mudahnya masuk ke perguruan tinggi yang dipimpinnya.


“Jangankan Syiah, Komunis pun saya terima di UIN Alauddin. Dan sudah berapa yang datang di UIN, yang humanis, yang Komunis, yang tidak ada masalah sama saya. Saya terima semua,” ujarnya, Sabtu (30/12/2017).

Bahkan, Musafir menganggap fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang kesesatan paham Syiah, tidak mengikat secara hukum. Disebutnya, fatwa itu boleh diikuti, juga boleh tidak diikuti.

“Majelis Ulama, ya, Majelis Ulama. Kita di sini hanya tataran akademis. Silakan kita berdebat secara akademis,” tutur Musafir.

Penulis : Imran
Editor : Muhammad Idris

Baca Juga  Pererat Tali Silaturahmi Ditengah Pandemi Covid-19, STITEK Balik Diwa Makassar Adakan Halal Bi Halal Secara Virtual
Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017