Mudahkan Para Petani di Bone, PT. Wahana Inti Selaras Kenalkan Produk Traktor John Deere 3036E

0

Onesulsel.id, Bone – PT. Wahana Inti Selaras Gelar Demonstrasi Produk Terbarunya di Kabupaten Bone menggelar demonstrasi produk terbarunya, John Deere 3036E, di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone.

Produk tersebut merupakan Traktor yang dirancang untuk mempermudah petani dalam menggarap lokasi tanah, pada sawah yang akan ditanami padi baik itu tanah yang kering maupun basah.


Dibuat dengan komponen yang berkualitas dan berbahan bakar hemat, John Deere 3036E tampil dengan kekuatan yang mampu menangani kondisi tanah di Bone.

Camat Libureng Kabupaten Bone, H. Syamsul Bahri mengatakan, traktor yang dihadirkan di Kabupaten Bone sangat membantu para petani untuk menggarap tanamannya, selain mempermudah dan mempercepat proses penanaman padi, juga hemat bahan bakar sehingga bisa meraup untung yang lebih banyak lagi.


“Alat ini harus diperkenalkan kepada masyarakat yang profesinya sebagai petani, terutama di kabupaten Bone, sebab Traktor yang dihadirkan ini sangat bermanfaat bagi kalangan petani yang sebelumnya petani hanya menggunakan traktor tangan kini bisa menggunakan traktor empat roda,” ujarnya, Selasa (04/12/2019).

Selain itu, General Manager Sales & Marketing PT. Wahana Inti Selaras, Denny Gultom mengungkapkan, Bone merupakan tempat pertama dilakukannya demonstrasi alat tersebut. Karena melihat data dibeberapa Kabupaten, Bone adalah pemilik lahan terbesar yakni 1714 Hektar sehingga untuk melakukan uji coba terhadap alat ini sangatlah memungkinkan.

“John Deere merupakan pemegang tanggung jawab untuk produk yang dia buat,Traktor ini sudah populer di Asia dan banyak dipakai dibeberapa negara Philiphina, Thailand, India dan beberapa negara tetangga lainnya, kami menyisir daerah Kabupaten sebab melihat data bahwa Kabupaten Bone memiliki luas tanah terbesar di Sulsel,” jelasnya.

Lanjut Denny, traktor itu dibuat dengan komponen yang berkualitas dan hemat bahan bakar, alat itu juga awet dan tidak gampang rusak, serta biaya operational serendah mungkin jadi lebih bisa irit.

Tidak hanya itu, Denny menjelaskan, sisi traktor yang masuk ke dalam lahan dari sisi pemakaian lahan, 1,7 Liter perjam atau 1,6 liter per hektar. Selain itu kerja 7-8 jam bisa menghasilkan 4-6 hektar dan traktor tersebut dapat digunakan pada lahan basah dan sempit.

Penulis : Imran

Baca Juga  Corona Sulsel, 26 Maret 2020: 178 ODP, 81 PDP, 27 Positif
Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017