Ngaku Anggota Polisi dan Menteri Keuangan, Dua Pria Ditangkap

0

Onesulsel.id, Makassar — Aparat Kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulawesi Selatan menangkap dua orang tersangka penipuan online. Dua orang tersangka masing-masing RG 29 tahun dan A 29 tahun pekerjaan petani diamankan karena melakukan penipuan online dengan modus online shop yang juga mengaku sebagai Menteri dan Anggota Kepolisian.

Keduanya ditangkap 9 Maret 2019 kemarin di dua tempat berbeda yakni di Kampung Tanete Desa Tanete Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap dan Jalan Singa Kelurahan Lautang Benteng Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan.


Tersangka dengan sengaja melakukan penipuan terhadap korban dengan mengaku sebagai petugas bea dan cukai yang menahan barang yang dibeli korban dengan alasan barang ilegal kemudian meminta sejumlah uang dengan alasan akan membantu korban dalam proses persidangan.

Baca Juga  Usung Tema The Great Spenduti Reunion, IKA SMPN 23 Makassar Gelar Reuni Akbar Perdana

Tersangka juga mengaku sebagai anggota Polisi berpangkat Kombes Polisi dan juga mengaku sebagai Menteri Keuangan Sri Mulyani yang akan membantu korban dalam hal pencairan dana.

Penangkapan berawal dari adanya laporan dari korban penipuan dengan Modus Online shop, dimana korban telah membeli sebuah handphone via akun Facebook. Korban kemudian dihubungi oleh seseorang yang mengaku pihak Bea Cukai yang menyampaikan bahwa Handphone tersebut ditahan pihak Bea dan Cukai karena dianggap barang ilegal.

Korban kemudian diperas untuk mengirim sejumlah uang ke beberapa rekening yang digunakan pelaku dengan janji akan dibantu untuk proses peradilannya. Tersangka juga mengaku sebagai Kombes Polisi yang akan membantu proses pencairan pengembalian dana.

Selain mengaku sebagai anggota Polisi berpangkat Kombes, tersangka juga mengaku sebagai Menteri Keuangan yang juga akan membantu proses pengembalian dana korban.

Baca Juga  Berkedok Jambore Nasional di Barru, Peserta Forum Osis Sulsel "Tertipu"

Menanggapi laporan tersebut, petugas unit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel melakukan penyelidikan terhadap akun facebook bersangkutan. Dan diketahui akun tersebut menjual barang elektronik dengan harga murah secara online.

Selain mengamankan dua tersangka, Petugas juga mengamankan barang bukti tiga buah handphone yang digunakan para pelaku.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengatakan, pelaku sudah beroperasi sejak dua tahun terakhir dengan kerugian korban-korban bervariasi bahkan ada satu korban hingga 150 juta rupiah. Dalam beraksi mereka kerap mengancam korbannya untuk menyerahkan uang.

“Mereka hanya bermodalkan tiga hape, mereka bisa tipu orang hampir dua tahun, mereka berani mengancam orang dan orang yang diancampun merasa takut, bawa nama-nama bea cukai, menteri, kepolisian,” Kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Dicky Sondani, Senin 12 Maret 2018.

Baca Juga  Upah Rendah, GPNHI Bahas Peraturan Daerah Kesejahtera Perawat di Makassar

Kedua tersangka kini diamankan di Mapolda Sulsel. Adapun pasal yang dipersangkakan yakni Pasal 28 ayat 1 Jo Pasal 36 Jo Pasal 51 ayat 2 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancama pidana penajara paling lama 12 tahun dan atau denda paling banyak 12 miliar rupiah.

Penulis : M. Adup
Editor : Muhammad Idris

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017