Perkembangan Dunia Kuliner dari Generasi Millenial semenjak Pandemi Covid19 terhadap Media Digital Marketing

0

Indonesia salah satu negara yang dikenal dengan berbagai macam kulinernya. Setiap kota mempunyai makanan yang khas di daerahnya masing-masing. Biasanya, jika kita berpergian ke satu kota pasti kita akan mencicipi kuliner ataupun makanan yang ada di kota itu, baik di tempat makan, stant dan juga berbagai pusat kuliner yang telah ada. banyak cara yang bisa dilakukan untuk menikmati makanan. Tetapi, melihat dunia kuliner saat ini ditengan pandemi virus saat ini, membuat berkurangnya daya tarik masyarakat terhadap kuliner yang ada di Indonesia adanya kebijakan yang dikeluarkan pemerintah mengenai social distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Adanya larangan untuk tidak beraktifitas diluar rumah, menjauhi kerumunan, dan juga menjaga jarak. Ini merupakan salah satu penyebab berkurangnya dunia minat masyarakat untuk membeli dan mencicipi kuliner yang ada disetiap daerah. Mungkin dikarenakan adanya rasa gelisah dan ketakutan terhadap tempat yang condong tertutup dan juga masih ramai masyarakat yang berada di luar sana. Semakin bertambahnya kasus mengenai Covid19 ini juga membuat para pembisnis kuliner merasa penghasilan yang mereka dapatkan juga berkurang, berarti dari segi ekonomi adanya penurunan yang terjadi.


Bila melihat apa yang terjadi sekarang, membuat para usaha ataupun masyarakat yang biasa melakukan usahanya atau menjual berbagai makanan secara terbuka, beralih cara yang lain. bagaimana mereka mampu mempertahankan agar dunia kuliner bisa tetap pada keadaannya seperti sediakala, hanya mengubah cara dengan tidak berpergian ke luar rumah. Coba kita melihat cara apa saja yang sesuai dan efektif saat keadaaan seperti ini. Mungkin bisa salah satu cara yang tejadi ketika keadaan ini juga semakin parah, atau apa yang biasanya sudah pernah dilakukan kemudian tidak kita bisa lakukan lagi dan mungkin ada cara mudahnya untuk melakukan itu.

Sebenarnya semua itu bisa kita lakukan dengan cara adanya media digital. Pada saat keadaan pandemi seperti ini, media digital memiliki peran penting secara keseluruhan. Media digital sangat mendukung aktifitas yang sedang terjadi, tidak hanya pada bidang kuliner, tetapi juga seperti pendidikan, informasi, budaya, sosial dan lainnya. tetapu, salah satu dampak yang terjadi adalah dari sisi sosial-ekonomi, dimana sisi eknonomi yang terus turun drastic akan mengakibatkan kemiskinan dan juga kurangnya pendapatan. Maka dari itu, jika kita bisa melihat dari sisi bidang kuliner, ekonomi dan media digital memiliki keterkaitan yang mana mempunya benefit dalam keterpurukan ekonomi kita saat ini. media digital ialah media yang dikodekan biasanya dalam format mesin yang dapat dibaca. media digital dapat dibuat, dilihat, diditribusikan, dimodifikasi dan bisa bertahan pada perangkat elektronik digital. Media digital merupakan salah satu pemasaran yang sesuai dengan dunia kuliner. Keadaan sesuai saat ini adalah media sosial. bidang kuliner memiliki keterkaitan yan kuat dengan media sosial. media sosial juga termasuk dalam media digital, seperti yang kita ketahui banyak sekali platform media digital dalam menunjang terhadap bidang kuliner yaitu Instagram, Youtube, Gojek, Grab, Zomato dan platform. Fitur-fitur applikasi tersebut bisa menunjang kegiatan jual beli, artinya adanya keuntungan dari sektor ekonomi.

Saat ini, pengguna yang sering menggunakan platform media digital ialah Generasi Millenial. Pada saat ini yang berada pada kalangan media digital adalah sebutan untuk para kaum generasi, dimana generasi ini memiliki dua kelompok, yaitu Senior Millenial dan Junior Millenial. Biasanya, sumber utama yang menggunakan platform media digital adalah Junior Millenial. Mereka adalah pengguna lebih aktif yang menggunakan media sosial, dikarenakan memiliki peran dalam berbagi informasi. tidak memungkinkan juga Senior Millenial termasuk didalamnya tapi hanya sebagian. Disinilah merupakan salah satu faktor terbesar pada bidang kuliner terhadap media digital yang melihat juga keadaan terjadi saat ini. Salah satu yang bisa terlihat adalah dari Instagram, merupakan salah satu pemasaran digital yang bisa membuat bidang kuliner menjadi sebuah lapangan usaha atau ranah bisnis.

Saat ini, kuliner dalam media sosial ini juga memiliki efek yang sangat besar, walaupun hanya melalui segi suara, gambar dan juga kalimat. Tetapi bisa kita kethaui, adanya konten ataupun pelaku dalam setiap media sosial. misalkan, pada media sosial instagram dikenal degan adanya Influencer, memiliki peran bahwa seseorang tersebut dalam akun halamannya memberikan informasi sekaligus tidak secara sadar melakukan komunikasi persuasif yang mana pada akhirnya perubahan perilaku. Influencer memiliki konten yang ada dalam setiap akun halamannya dengan mempromosikan dan berbagi informasi apa yang dirasakan saat mencoba dan melihat makanan tersebut. ada nilai tambahan yang didapatkan jika pelaku produsen menggunakan instagram menjadi salah satu pemasaran digital. Bisa terlihat pada tahap awal, dari segi pengikut (Followers) akun instagram tersebut, apa saja konten kuliner yang didapatkan kemudian diposting secara transparan. Kemudian juga, dalam instagram juga bisa melihat akun-akun kuliner yang biasa dikunjungi tetapi sekarang lebih condong kepada bagaimana pelaku usaha bidang kuliner memanfaatkan keadaan pandemi virus corona.

Biasanya pelaku usaha kuliner yang berada pada ranah media sosial lebih mennempatkan bagaimana jika produk yang dimiliki mampu membuat kenyamanan dan juga kemudahan pembelinya jika menggunakan makanan mereka. saat ini yang sedang sering terlihat, pelaku bisnis dalam instagram mempromosikan frozen food atau makanan beku. Biasanya, makanan beku ini bersifat siap saji, jadi bagaimana suatu pelaku usaha bisnis menjadikan produknya dengan salah satu cara untuk membekukan makananya. Karena sifatnya lebih berlangsung panjang atau bisa digunakan dengan waktu yang lama dan kapan saja. jika kita membeli produk kuliner yang bersifat langsung dimakan atau memiliki jangka waktu pendek, lebih terlihat sedikit bahkan harus adanya pembelian ulang jika menginginkan produknya kembali. Adanya sisi pemasaran yang terlihat, dimana pertama jika adanya ketertarikan dalam suatu produk, konsumen akan secara loyal untuk membeli kembali dan yang kedua bagaimana dengan bertahannya kondisi dalam jangka panjang juga membuat konsumen merasa adanya loyal yang dimiliki terhadap suatu produk dan juga adanya cita rasa yang dimiliki sendiri terhadap suatu produk untuk terus menggunakan atau memakan produk tersebut dalam waktu yang lama.

Nilai tambah yang bisa kita lihat dalam pemasaran digital media sosial instagram yang saat ini dimana mampu berpengaruh terhadap generasi millennial. Dikarenakan generasi itulah yang memiliki pengguna terbanyak dan juga memiliki karakteristik dalam menggunakan media sosial instagram untuk mencari informasi bahkan mendapatkan yang sesuai dengan keinginan. Generasi millennial, khususnya Junior tidak perlu berpikir panjang mengenai apa yang akan terjadi dalam perubahan perilakunya. Tidak butuh pertimbangan lebih kepada keinginan dan kepuasan akan produk makanan tersebut. Saat itulah, sisi ekonomi merasa adanya kenaikan sekaligus pendapatan yang lumayan demi menunjang kegiatan pelaku usaha sekaligus kegiatan dirumah saja dengan mewabahnya corona. Kemudian, ini juga berdampak pada platform media digital salah satunya, yaitu Gojek dan Grab.

Seperti diketahui ini merupakan aplikasi berbasi transportasi dan informasi yang memiliki pelayanan berbagai macam untuk menunjang aktifitas dikehidupan sehari-hari. Adanya sisi media digital dan juga campur tangan teknologi. Dimana kita tidak perlu merasa kesusahan dan juga kebingungan dalam melakukan suatu hal yang mana tidak bisa kita lakukan saat itu juga. Bila melihat keadaan saat ini, apliaksi Gojek dan Grab dari sisi pelayanan sangat membantu pada bidang kuliner. Dimana masyrakat tidak perlu keluar dari rumah tetap melakukan aktifitas seperti membeli makanan apasaja, membeli barang apa saja di supermarket bahkan mampu membeli alat-alat masak yang tidak ada, ditambah kita tidak perlu berkeliaran keluar rumah.

Jika bisa melihat ke arah itu, adanya saling keuntungan yang didapatkan dalam kegiatan tersebut, dimana sebagai konsumen memerlukan makan kemudian dari pihak pelayanan merasa adanya keuntungan yaitu terdapatnya pendapatan mereka dalam bekerja yang mana juga menunjang perekonomian di kondisi saat ini. pastinya, di berbagai kalangan saat ini semua menggunakan aplikasi layanan ini untuk membutuhi kebutuhan sehari- harinya. Terdapatnya nilai pemasaran yang ada pada media digital aplikasi pelayanan ini yang tidak lain juga terjadi pada generasi millennial, yang dalam hal ini juga pastinya menggunakan bahkan sering sekali merasa penggunaan ini memudahkan setiap aktifitasnya. Berbagai nilai lebih yang bisa kita lihat disini sebagai pelaku bisnis khusunya dibidang kuliner, adanya keuntungan tidak daris egi keuntungan secara penuh tetapi juga adanya yang memfasilitasi dalam keadaan darurat atau seperti ini.

Masyarakat Indonesia saat ini, khususnya generasi millennial lebih menyukai platform media yang bersifat kekinian ataupun banyak yang dipergunakan atau dipertontonkan, salah satunya Youtube. Ini merupakan salah satu media digital yang memiliki keterkaitan dengan dunia kuliner. Youtube merupakan media sosial yang berisikan konten-konten dan juga berupa informasi yang di sertakan suara dan gambar bergerak yang menarik. Dalam keadaan mewabahnya virus seperti ini, bisa menjadi salah satu pilihan dengan sebagai tempat mencari informasi mengenai kuliner atau makanan apa saja yang bisa di masak ataupun makanan cepat saji dan mudah. Konten yang ada di dalam media sosial Youtube ini lebih kepada informasi yang sebelumnya sudah pernah dilakukan, tidak hanya bisa menikmati seseornag tersebut memperlakukan hal itu, tetapi kita juga bisa mengikutinya. Adanya keterkaitan dimana memnag tidak membeli produk tersebut tetapi terdapatnya produsen baru atau pelaku bisnis bidang kuliner untuk memajukan bidang perekonomian, bahkan produk yang di buat dapat ditambahkan dengan adanya inovasi terbaru ataupun yang sesuai.

Jadi, di kondisi saat ini media digital mampu membuat pemasaran yang sangat tinggi atau diisnilah wkatu yang tepat bagi pemasaran digital yang sesungguhnya. Adanya media digital yang telah tersedia kemudian adanya pelaku bisnis ataupun seseorang yang berkecimbung pada bidang kuliner disini lah waktunya, yang mana satu sisi mampu meningkatkan kebutuhan dalam melakukan aktifitas sehari-hari namun juga mampu membantu dari sektor ekonomi. Adanya perubahan perilaku yang dilakukan oleh generasi millennial juga membawa dampak yang cukup besar terhadap pemasaran digital. Hanya memerlukan segmnetasi dan juga kematangan dalam sebuah produk tersebut. hal ini penting diketahui bagi masyarakat dikarenakan adanya inovasi dalam mengembangkan kegiatan dan juga pengetahuan mengenai pemasaran, media digital, generasi millennial dan juga dalam meawabahnya virus corona saat ini.

Penulis :
Angga Maulia Perdana
(Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi, Univrsitas Padjadjaran)

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017