Polisi Selidiki Keseharian Pelaku Tindak Asusila Bocah Pengungsi Gempa Palu

0

Onesulsel.id, Makassar — SH bocah tujuh tahun korban gempa dan tsunami Palu Sulawesi Tengah yang mengungsi ke Makassar dan menjadi korban tindak asusila telah mendapat penanganan diantaranya di rumah aman Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak atau P2TP2A Makassar.

Bekerjasama sejumlah instansi termasuk kepolisian, P2TP2A Makassar terus memberi pendampingan kepada SH.


Selain memberi penanganan, kepada korban aparat Kepolisian dari Polrestabes Makassar bersama dengan P2TP2A Makassar juga terus menyelidiki dan menelusi keseharian pelaku tindak asusila yang juga masih dibawah umur.

“Saat ini kamu sudah melakukan koordinasi dengan P2TP2A Makassar untuk melakukan penelitian kepada pihak keluarga khususnya sekaitan dengan masalah kehidupan keseharian tersangka,” terang Kasatreskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, Jumat 19 Oktober 2018.

Sebelumnya, SH usia 7 tahun korban gempa dan tsunami Palu Sulawesi Tengah yang mengungsi ke Makassar ke rumah kerabatnya menjadi korban tindak asusila.

SH yang mengungsi di rumah tantenya di Komplek Perumahan Bumi Permata Sudiang mendapat tindak asusila oleh MI usia 14 tahun.

Tindakan asusila terjadi di Kompleks Perumahan Bumi Permata Sudiang pada Selasa 16 Oktober 2018 kemarin.

Meningat pelaku masih berusia di bawah umur, penanganan kasus ini melibatkan sejumlah pihak terkait termasuk Dinas Sosial.

MI kini diamankan di Mapolretabes Makassar dan terancam UU Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 5 tahun Penjara atau maksimal 15 tahun Penjara.

Penulis : M. Adup

Baca Juga  Relawan Ridwan Andi Wittiri Gotong Royong Bersama Masyarakat Karunrung
Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017