Terindikasi Kebal Hukum, Celebes Institute Laporkan Proyek Break Water Galesong

0

Onesulsel.id, Takalar — Indikasi perbuatan tindak pidana korupsi pada proyek break water di Desa Tamasaju Galesong resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar.

Adalah Celebes Institute, sebuah lembaga advokasi yang berkedudukan di Makassar resmi melaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar, Rabu (6/12/2017) pagi.


Direktur Celebes Institute, Alamsyah Demma mengaku pihaknya melaporkan kasus ini akibat keresahannya mengamati proyek yang akan melindungi kehidupan masyarakat Galesong.

“Penahan ombak ini kelak akan berfungsi vital menjaga kelangsungan masyarakat pesisir. Jadi harus dikerjakan secara baik,” kata Alam.

Mantan sekretaris Golkar Takalar menambahkan bahwa proyek tersebut memang bermasalah sejak awal. “Bukan hanya proses pelaksanaan pekerjaan, namun juga mulai pada proses pelelangan. Bayangkan saja, Dokumen lelang dikirim hanya dari 1 orang, karena dikirim hanya dari 1 alamat IP Address. Datanya sudah kami serahkan ke pihak kejaksaan,” tandasnya lagi.

Selain itu, temuan Celebes Institute, konsultan pengawas tidak pernah hadir di lapangan selama dua bulan terakhir. Akibat tidak adanya konsultan pengawas, proyek bernilai 8.6 Milyar itu, menggunakan alat pencampur beton manual.

“Kami sudah serahkan semua bukti foto dan visual. Jadi, kami datang untuk meringankan kerja kerja TP4D dan penegak hukum lainnya. Jadi tidak boleh ada yang merasa sombong dan kebal hukum,” tukas Alam lagi.

Sementara itu, Kajari Takalar, Saiful Bahri mengaku sangat mengapresiasi laporan ini. “Kami memang bersama TP4D sedang fokus mengawasi pekerjaan tersebut. Sehingga data dari masyarakat akan kami kaji sebelum melakukan tindak lanjut,” katanya.

Editor : Muhammad Idris

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017