Yorrys: Golkar Harus Punya Ketua Umum Baru Tahun Ini

0

Onesulsel.id — Yorrys Raweyai, Mantan Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Partai Golkar mengatakan, partai Golkar sudah harus memiliki Ketua Umum baru tahun ini.

Sebab, jika pemilihan Ketua Umum baru tidak dilakukan pada 2017, maka kondisi ini akan menyandera Partai Golkar dalam menjalani agenda politik ke depan.


Yorrys menambahkan, pendaftaran calon legislatif dan pencalonan presiden pada Pemilu 2019 mengharuskan adanya tanda tangan ketua umum partai. Karena itu, Partai Golkar wajib untuk segera menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub).

“Bahwa di dalam Undang-Undang Pemilu yang baru bahwa yang menandatangani untuk caleg dan capres harus ketua umum dan sekjen. Kalau untuk pilkada boleh kolektif yang penting terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM,” ujar Yorrys di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11/2017).

Ia mengatakan, Partai Golkar harus segera menyusun agenda munaslub, sebab 2017 hanya menyisakan satu bulan saja. Seluruh pengurus Golkar harus fokus pada agenda penyelamatan partai agar bisa memperoleh suara terbanyak.

Jika munaslub tidak segera dilakukan, menurut Yorrys, Partai Golkar tak akan lagi menjadi partai besar pada Pemilu 2019.

“Pertama, harus Setya Novanto diberhentikan. Kedua, mempersiapkan munaslub, yang mempersiapakan harus DPP (Dewan Pimpinan Pusat). Tapi siapa yang leading ada aturan yang mengatur, yakni AD/ART,” tutup Yorrys.

Editor : Refiqa

Baca Juga  Tahun 2021, Bain HAM RI Dirikan Klinik Hukum Disetiap Desa Seluruh Indonesia
Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017