Abraham Samad : Kena OTT Karena Mahar Politik

0

Onesulsel.id, Makassar — Mantan Ketua KPK Abraham Samad angkat bicara terkait Operasi Tangkap Tangan atau OTT yang dilakukan KPK.

Menurutnya, salah satu alasan sehingga kepala daerah maupun calon kepala daerah tersandung OTT yakni adanya mahar politik.


“Kenapa banyak tertangkap tangan, ada mahar politik orang baru bisa dicalonkan bupati, walikota atau gubernur kalau bayar sejumlah mahar yang biayanya tidak besar,” Kata Abraham Samad di Makassar Sulawesi Selatan, Kamis 01 Maret 2018.

Abraham menambahkan jika hampir semua partai politik yang ada di Indonesia tidak memiliki akuntabilitas pengelolaan keuangan sehingga sulit untuk mempertanggung jawabkan keuangan.

“Kalau ada (Akuntabilitas pengelolaan keuangan) praktek itu tidak akan terjadi karena bisa diaudit bisa diketahui seberapa besar sumbangan yang masuk tapi karena tidak ada pertanggung jawaban pengelolaan keuangan maka setiap pengurus parpol seenaknya saja memberi atau mengenakan mahar kepada calon kepala daerah yang akan bertarung, itu problem oleh karena itu bagaimana caranya kepala daerah itu bisa memenuhi mahar itu, biasa dengan cara korupsi sehingga baru dia bisa bayar mahar itu,” Lanjut Abraham.

Salah satu OTT KPK yang mengejutkan baru-baru ini yaitu penangkapan calon Gubernur Sulawesi Tenggara, Asrun.

Asrun ditangkap tim KPK bersama Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra, anak kandungnya sejak Selasa Malam, 27 Februari 2018 di Jalan Syekh Yusuf, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Saat tertangkap tangan, keduanya sedang bersama sejumlah pengusaha.

Penulis : M. Adup
Editor : Muhammad Idris

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017