API Adakan Kuliah Umum Bersama Guru Besar Psikologi Islam UIN Syarif Hidayatullah

0

Onesulsel.id, Makassar — Dalam rangka memperluas wawasan mengenai konseling dan psikoterapi berbasis Islam, API (Asosiasi Psikologi Islam) bekerja sama dengan Jilc UNM, dan UINAM mengadakan kuliah umum pada sabtu (11/11/2017).

Kuliah umum yang bertemakan “Konseling & Psikoterapi Islma (Terapan dalam dunia pendidikan dan sosial)” ini dibawakan oleh guru besar Psikologi Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus pengurus pusat API Prof.Dr. Abdul Mujib, M. Ag., M.Si sebagai pemateri, dan dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Makassar.


Dalam sambutannya, Ahmad Yasser Mansyur S. Psi., M. Si., p.h. D sebagai ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memperkenalkan psikologi islam agar bisa di terapkan oleh pengajar dan mahasiswa, selain itu diarapkan akan ada wawasan tentang kajian2 kemahasiswaan, guna untuk terapannya ke masyarakat.

Kuliah umum yang berlangsung kurang lebih 2 jam ini membahas tentang bagaimana konseling dan psikoterapy islam, serta bagaimana mengabungkan antara ilmu barat dan ilmu islam sehingga dalam menyelesaikan masalah-masalah yang membutuhkan konseling dan psikoterapi tidak hanya menyelesaikan masalah tetapi ada nilai dari penyelesaian masalah tersebut.


Prof. Abdul Mujib berpesan agar Mahasiswa mengembangkan penelitian yang orijinal makassar. “Kembangkan penelitian yang makassar banget karena setiap tempat memiliki masalah berbeda tergantung kultur budayanya, dari situ adik-adik kemudian bisa melakukan eksperimen menggunakan teori konseling dan psikoterapy islam, Pesannya.

Prof. Abdul Mujib menambahkan agar mahasiswa tidak hanya cerdas dalam segi intelektual tetapi juga cerdas mengelola kecerdasan emosionalnya.

“Ingat kisah Nabi Musa dan Nabi Khaidir, Nabi Musa adalah orang yang cerdas, tetapi Nabi Khaidir adalah orang yang berwawasan luas sehingga ia menyelesaikan masalah dengan cara cara yang tidak disangka Nabi Musa seperti melubangi kapal atau membunuh anak keci, itu artinya kita tidak hanya harus pandai tetapi harus mampu mengelola kecerdasan emosional kita”. Tambahnya.

Penulis : Hikma Ahyuddin
Editor : Muhammad Idris

Baca Juga  Kuasai Pasar SUV di Indonesia, Mobil Suzuki XL 7 Resmi Mengaspal di Kota Makassar
Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017