Jadi Korban Hate Speech, SYL : Jadikan Pembelajaran untuk Semua

0

Onesulsel.id, Makassar — Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo menjadi sasaran Hate Speech atau ujaran kebencian.

Terkait hal tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan dua periode ini menyerahkan ke pihak yang berwajib. Menurutnya, yang terpenting bukan mengenai penahanan pelaku melainkan bagaimana kejadian ini bisa jadi pembelajaran bagi semua orang dalam bertindak.


“Ini pembelajaran bagi semua, bahwa kalau mengungkap sesuatu di dunia siber yang menyakitkan orang lain tanpa dasar yang kuat bisa berisiko. Selain juga jadi koreksi bagi saya,” kata Syahrul, Selasa 06 Maret 2018.

Baca Juga  Resmi di Buka, Pameran Big Bad Wolf di Makassar Tawarkan 17 Judul Buku Ajaib

Sebelumnya, aparat Kepolisian dari Tim Patroli Siber Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menangkap seorang warga berinisial II 34 tahun. II diamankan di sebuah rumah di Kelurahan Tamamaung Makassar Sulawesi Selatan, 5 Maret 2018.

II diamankan karena diduga menyebar ujaran kebencian atau ‘hate speech’ terhadap pejabat negara. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan itu dianggap menghina Presiden dan Gubernur Sulsel melalui media sosial.

II disebutkan menyebarkan ujaran kebencian melalui Facebook pada 16 Februari 2018. Dengan akun bernama ‘irfan inno muh’, II disebut mengunggah foto Presiden Joko Widodo bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo disertai tulisan ‘Penipu dan Pengecut’.

Baca Juga  Bank BTN Diduga Gelapkan Sertifikat Rumah, Warga Perumahan Haji Banca Pao-Pao Gowa Minta Sertikifat Rumahnya Diserahkan

Terkait postingan tersebut, kuasa hukum gubernur Sulawesi Selatan kemudian melakukan pengaduaan dan ditindaklanjuti Polda Sulsel.

Pelaku kini diamankan di Markas Polda Sulsel untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dia dijerat dengan Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik. Teranca hukuman pidana maksimal empat tahun.

Penulis : M. Adup
Editor : Muhammad Idris

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017