Perhelatan IndoHCF Innovation Awards 2019, Lima Finalis Lolos Ke Babak Final

0

Onesulsel.id, Jakarta — Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) menggelar perhelatan IndoHCF Innovation Awards III-2019 program CSR dari PT. IDS Medical Systems Indonesia.

IndoHCF Innovation Awards III-2019 tersebut menyisakan lima terbaik nominasi di setiap kategori yang diperlombakan. Nantinya kelima nominasi tersebut akan kembali diseleksi, sehingga hanya menyisakan tiga pemenang.


Terdapat empat kategori inovasi yang diperlombakan pada ajang IndoHCF Innovation Awards III-2019 ini yakni Inovasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), Inovasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), Inovasi Alat Kesehatan, dan Inovasi ICT (Information And Communication Technology) Kesehatan. Khusus pada kategori Inovasi Program GERMAS terdapat dua sub kategori yaitu Program UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) dan Video Promosi Kesehatan.

Tidak hanya itu, IndoHCF Award bekerjasama dengan HaloDoc memberi kesempatan kepada finalis khusus Kategori ICT Bidang Kesehatan untuk mempresentasikan karya inovasinya langsung kepada calon penanam modal.

Lima terbaik finalis IndoHCF Innovation Awards III-2019 tersebut masing-masing kategori antara lain Kategori Inovasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) yaitu Bandung Emergency Service Quality Innovation (BESQUIT) Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat; LASKAR Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur; POS PSC 119 SIMPATIK (Sistem Pelayanan Cepat Emergency Medik) Kabupaten Bangka, Provinsi Kep. Bangka Belitung; PSC 119 Kota Cirebon “SREGEP” Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat dan SIGAP PSC 119 BANTUL Kabupaten Bantul, Provinsi D.I Yogjakarta.

Ketua Umum IndoHCF, dr. Supriyantoro, Rabu (18/09/2019), mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk bagaimana pelbagai inovasi dibidang kesehatan baik hasil karya akademisi, praktisi maupun kelompok masyarakat, dapat dihilirisasi atau menjadi model/contoh dengan cara mengindentifikasi inovasi disetiap daerah sehingga ada pihak-pihak yang tertarik untuk mengembangkan sampai ke tingkat nasional bahkan dapat bersaing di pasar global.

Menurutnya, adanya kompetisi ini memunculkan inisiatif luar biasa bagi institusi di bidang kesehatan baik pemerintah maupun swasta untuk menghasilkan inovasi baru. Mereka, kata dia, berlomba menghadirkan solusi yang inovatif dan aplikatif guna meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Tahun ini total peserta ada 193 inovasi yang didaftarkan. Kami terus mendorong para inovator ini tidak hanya bekerja sampai menemukan inovasi, tapi bagaimana mempertahankan inovasi tersebut agar terus berlanjut,” ujarnya.

Penulis : Imran

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017