Pilkada 2020 di Undur, Anggaran Dialihkan untuk Penanganan Corona

0

Onesulsel.id — Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama KPU, Kemendagri, Komisi II DPR RI Bawaslu dan DKPP sore tadi, telah menyepakati jika pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 ditunda.

Penundaan Pilkada serentak ini disetujui dalam rapat kerja, Senin 30 Maret. Dengan 4 point kesimpulan yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Ketua KPU RI Arif Budiman, Ketua Bawaslu RI Abhan dan Plt Ketua DKPP Prof Muhammad.



Hingga Komisi Pemilihan umum KPU menyampaikan tiga opsi jadwal ulang pelaksanaan serentak lanjutan yang akan di gelar apda tahun 2021 mendatang.

Opsi tersebut yakni pertama jika pilkada di gelar 9 Desember 2020, jika penundaan selama 3 bulan, sehingga tahapan yang berhenti (ditunda) bisa dilanjutkan setelah masa tanggap darurat selesai tepat waktu (29 Mei 2020).

Opsi kedua, jika pilkada digelar ke 17 Maret 2021, jika penundaan dilakukan selama 6 bulan. dan Opsi ketiga pilkada digelar pada 29 September 2021, jika penundaan selama 12 bulan.

Pada rapat sore tadi muncul beberapa pendangan yang berbeda, meski mayoritas menyepakati pilkada 2020 tdk bisa dilaksanakan pada tahun 2020. Keputusan soal opsi-opsi yang ditawarkan akan diputuskan bersama dengan KPU, Pemerintah, dan DPR pada pertemuan berikutnya.

Fraksi dan pihak yang hadir dalam rapat menyepakati jika anggaran pilakda yang sudah disepakati KPU bersama pemda untuk dilokasikan pada penyelesaian penanganan wabah virus corona dan semua sepakat bahwa penanganan pandemi harus lebih didahulukan dibanding kontestasi politik.

“Dengan penundaan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 komisi II DPR RI meminta pelaksanaan pilkada serentak 2020 yang belum terpakai digunakan untuk penanganan pandemi Covid -19,” demikian yang tertuang dalam kesimpulan tersebut. (Sof)

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017