Protes Pembangunan Pembatas Jalan di Terong,  Warga Minta Walikota Cek Lokasi

0

Pembangunan pembatas jalan disepanjang Jalan Terong menuai protes dari warga. Masyarakat Terong menganggap hal tersebut sangat tidak masuk akal,  mengingat ruas jalan terong yang cukup sempit dan merupakan area pasar tradisional.

“Membuat pembatas jalan sangat tidak masuk akal,  ini daerah pasar otomatis selalu ramai,  jalanannya sangat sempit belum jadi dua jalur saja sudah sering macet apalagi kalau dibuat jadi dua jalur, saya tidak bisa banyangkan bagaimana nantinya, ” jelas Zaenal Abidin,  salah satu tokoh masyarakat saat ditemui,  Senin, 9 Oktober 2017.


Zaenal sangat menyayangkan tindakan pemerintah kota tersebut, karena menurutnya ini justru menambah kemacetan dan membuang buang anggaran saja.

“Saya lihat pemerintah asal membangun saja tidak memperhatikan dampaknya,  ini kalau dibangun tidak bisa lagi ada mobil yang berhenti untuk bongkar muat barang karena sangat sempit padahal inikan area pasar, ” terang Zaenal.

Tidak hanya itu,  Zaenal juga meminta walikota untuk turun melihat langsung kondisi di lapangan sebelum pembangunan dilakukan.

“Harusnya walikota jeli melihat kondisi,  jangan karena pencitraan dilakukan pembangunan tanpa melihat kondisi masyarakat. Mudah mudahan walikota bisa melihat langsung dan sadar bahwa apa yang akan dibangun pemerintah ini salah,” tegasnya.

Baca Juga  Marak Berita Bohong Covid-19, MUI Makassar Gelar Edukasi Media Bersama Pakar Hukum
Share.

About Author

Comments are closed.

© Copyright OneSulsel 2017