Soal Grasi untuk Abu Bakar Ba’asyir, Menteri Hukum dan HAM : Mau Nggak Dia, Mengaku Salah Nggak Dia

0

Onesulsel.id, Makassar — Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly menyebutkan jika belum ada Grasi diajukan pihak Abu Bakar Ba’asyir. Karena belum diajukan maka belum ada proses Grasi.

Menteri Yasonna bahkan mempertanyakan pihak Abu Basyir mau atau tidak untuk mengajukan Grasi.


“Belum diajukan itu, belum ada, belum ada proses itu, mau nggak dia, mengaku salah nggak dia, kalau grasikan pengakuan bersalah,” Kata Menteri Yassona di Makassar Sulawesi Selatan, Sabtu 03 Maret 2018.

Meski belum ada pengajuan grasi, pihak Kementerian Hukum dan HAM masih mempelajari dan menunggu.

“Kita akan pelajarilah, pastilah kita pelajarikan, grasi itu kan nggak datang unjuk-unjuk, harus ada proses permohonan dari yang bersangkutan,” lanjut Menteri Yasonna.

Baca Juga  Band Indie Makassar The Create Band Luncurkan Single "Sayang Kamu"

Sebelumnya, Ba’asyir pada hari Kamis (01/03/2018), menjalani perawatan di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo, atas izin presiden, menyusul gangguan kesehatan yang ia alami.

Selain soal grasi, berkembang pula wacana memindahkan Ba’asyir dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, menjadi tahanan rumah di Solo, Jawa Tengah.

Ba’asyir ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus serangan bom di Bali pada 2002. Ia divonis 2,6 tahun penjara setelah dinyatakan berkomplot dalam kasus terorisme tersebut.

Ia bebas pada Juni 2006 namun kembali ditahan pada Agustus 2010 dengan tuduhan terkait pendirian kelompok militan di Aceh.

Pada Juni 2011 ia divonis penjara 15 tahun karena dinyatakan bersalah ikut mendanai pelatihan teroris di Aceh dan mendukung terorisme di Indonesia.

Ulama berusia 79 tahun ini menjalani tahanan di Nusakambangan di Cilacap, namun dipindahkan ke LP Gunung Sindur di Bogor dengan alasan kesehatan yang menurun.

Penulis : M. Adup
Editor : Muhammad Idris

Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017