WARKOP DKI REBORN

0

WARKOP DKI REBORN
Versi Baru, Lebih Segar Namun Kurang Greget

Oleh Jeri Wongiyanto
Pecinta dan Pengamat Film


INILAH Warkop DKI Reborn versi terbaru, sebelumnya dua versi lain berjudul warkop DKI Reborn; Jangkrik Boss Part ! sukses meraup box office 6,8 juta penonton, diikuti dengan Jangkrik Boss Part 2 meraih 4 juta penonton.

Pada dua film sebelumnya, Dono diperankan Abimana Aryasatya, Kasino oleh Vino G. Bastian dan Indro oleh Tora Sudiro, kini di tangan sutradara Rako Prijanto (Teman Tapi Menikah (2018) dan Asal Kau Bahagia (2018)) mengganti semua tiga tokoh legenda ini, dengan Aliando Syarief memerankan tokoh Dono, Adipati Dolken menjadi Kasino, dan Randy Danistha sebagai Indro.

Kisah kali ini, Dono, Kasino, dan Indro mendapat tugas sebagai agen polisi rahasia. Mereka berada di bawah komando Komandan Cok (Indro Warkop), yang baru saja kehilangan agen kepercayaannya Karman (Mandra), saat menelusuri money laundry atau pencucian uang di dunia perfilman Indonesia, tepatnya di sebuah PH yang dimiliki Amir Muka (Ganindra Bimo).

Trio ini akhirnya berusaha masuk dalam dunia film dan terlibat dalam produksi film komedi demi mendapatkan informasi. Mereka kemudian dipasangkan dengan aktris muda yang sedang naik bernama Inka (Salshabilla Adriani).

Seperti layaknya selebritis, mau tak mau Dono Kasino dan Indro harus mengikuti gaya hidup artis, termasuk dengan segala pesta poranya. Namun, investigasi tak melulu berjalan mulus. Saat menghadiri sebuah pesta, trio yang sedang menyelidiki malah menyeret Inka terjebak dalam konflik mereka.

Ketika kedok mereka terbongkar, anak buah Amir Muka pun memburunya, hingga akhirnya trio ini terjebak dalam peti. Saat terbangun, mereka sudah berada di negara Maroko. Petualangan yang sesungguhnya pun dimulai.

Menyaksikan versi baru Warkop ini, pastilah penonton akan membandingkan dengan sekual sebelumnya. Terasa memang jauh berbeda, Jangkrik Boss Part 1 dan 2 terasa lebih greget dan kuat dalam sisi cerita. Entah mengapa, sutradara Rako seperti kehilangan arah, membawa kisah ini mau kemana. Penonton seperti dibuat bingung, kisah apa sebenarnya yang ingin disajikan.

Untungnya, tingkah Dono, Kasino dan Indro yang diperankan Aliandro, Adipati Dolken dan Randy Danisha, masing-masing berperan dengan baik, dan sanggup menghibur penonton sejak awal film dibuka. Dialog dan dialek ketiganya, juga kemiripan dengan ketiga tokoh utama yang legendaris itu terlihat jelas secara fisik dan gimik. Ketiganya bisa menyajikan chemistry yang baik.
Yang menarik, plesetan adegan-adegan film top yang disajikan dalam film ini, cukup memberi warna tersendiri, seperti pada Jangkrik Boss 2. Di film ini ada parodi film Bumi Manusia menjadi Bunyi Manusia, Pengabdi Setan menjadi Pengabdi Besan juga Ada Apa dengan Cinta.

Apakah film ini juga akan sukses seperti versi sebelumnya? Kita lihat saja hasilnya nanti. 

Baca Juga  MALEFICENT: The Mistress of Evil
Share.

About Author

Leave A Reply

© Copyright OneSulsel 2017